2026-03-02 at

EPF : Apa Lagi Rakyat Mahu?

Good, but historically, the EPF doesn't seem to have provided the sort of basic security net available in more robust economies. We continue to rely on C2C aid, which exacerbates parochial family / race / sub-group polarity, rather than putting a focus on collective national wealth, which fuels permanent social security payouts.

SARA etc. type helicopter money programs are hopeful experiments, but certainly not a comprehensive plan. I look forward to more expansive policies integrating

  • - monetary debasement to support trade,
  • - SMB infrastructure to increase velocity,
  • - fiscal deficits to install health and economic infrastructure,
  • - and a strategic narrative from the MOFinance + MOEconomy integrating national strategy : particularly how investments in healthcare and social security can undegird life-long contributions of citizens to real GDP growth.

apa itu perundangan

Kebanyakan orang tersalahfaham peranan perundangan dalam masyarakat.

Perundangan bukan paksaan mencapai persefahaman dalam semua hal, dan tidak bertujuan untuk memupuk apa-apa perasaan seperti kasih sayang ataupun kesetiaan.

Sebagaimana pun perundangan adalah mekanisme yang membolehkan pelbagai pihak yang berbeza, yang saling kejahilan, yang takut/ benci/ kecam antara satu sama lain ... dapat bersefahaman pada tahap yang minimum bagi perpaduan tanpa kebinasaan, sahaja.

Jadi, perundangan menjadi dasar kemasyarakatan, dan akar ini tidak bergantung kepada sebarang kepercayaan, harapan, perasaan, pendirian, kejiwaan, intuisi, ataupun ketidaksengajaan yang berasal sebelum kewujudan perjanjian ( dikatakan kontrak ) sebegini.

2026-03-01 at

plebs defined by luxury

An important distinction, of political affinity : 

(1) people who cannot have luxury, are plebs

(2) people who want luxury, are plebs