2026-11-01 at

Firdaus pokes the duka

https://www.therakyatpost.com/news/malaysia/2026/11/01/chinese-families-accept-christian-converts-but-accuse-muslim-converts-of-betrayal/?sfnsn=mo

This is what I call, "kedukaan sebangsa Malaysia". The constitution as a CREDO or KITAB ... REQUIRES certain political distinctions that are "hard coded", and therefore permanently divisive.

The phenomena that Wong refers to, is parallel to the phenomena of non-Malays deeming Malay language "not of value" because merely learning it does not grant first-class citizenship to the learner. It's REQUIRED due to the way the constitution is written. This is a structural fact of law.

Whether this is a FEATURE or a BUG is left to parliamentarians and political philosophers. 

Maafkan saya, rakyat Malaysia

Kadang saya nak terangkan kedudukan saya dalam masyarakat. Kegiatan politik saya di Malaysia belum sampai keahlian dalam mana-mana institusi*, tak terkiranya politik, bahasa, kaum, atau agama. Jadi kecerunan politik saya di tanah air tertumpu hanya pada kemajuan semoga :

1. rakyat mengurangkan kesopanan, sekiranya kesopanan mengaburkan pengakalan

2. rakyat tidak meninggikan pandangan mana-mana pihak hanya dengan alasan pihak itu uzur, berpangkat, atau tersohor

3. rakyat tidak selagi berhatisu terhadap pelbagai rangsangan, yang pernah mewujudkan perlindungan undang hatisu48 dan benda yang sewaktu dengannya

4. rakyat lebih berani biadab

Walau bagaimanapun, inilah jati diri politik saya di alam keMalaysiaan, tempat duduk saya, dan bukan jati diri politik saya sekadar sedunia**, secara am. Secara umum saya tidak terlalu sibuk dengan politik, atas perasaan jati politik saya sekadar besar-besaran hanya dapat digagaskan sekirannya saya lebih cekal, atau kaya, dulu.

Kadang saya sibuk dalam hal puak-puak yang asyik pakai istilah falsafah. Sebenarnya, itu pun bukan sebab saya berminat dengan hal yang dinamakan falsafah - tapi, sebab saya boleh terima bahasa puak tersebut sebagai alat yang boleh membawa kesan ke atas pengakalan orang lain ... dalam kepelbagaian jihad politik saya.

( * Alamak baru tahu, istilah perbadanan telah diundangkan sebagai corporation, yang tidak merangkumi parti, jadi tak boleh dipakai terus. )

( ** Daya kemelut sedunia lain lagi daripada kekecilan Malaysia. )

2026-10-31 at

what I found in commerce

The most interesting thing about studying commerce for me was, that there are folks who

- call themselves accountants, but can't do accounts
- call themselves managers, but can't manage
- call themselves entrepreneurs, but do nothing new, and have no responsibilities
- call themselves engineers, but don't measure anything 
- call themselves people experts, but suck at manipulating talent
- etc. 

Yet few people take seriously those who call themselves generalists, who are exactly what they claim to be.